Batik milik Indonesia







Batik milik Indonesia !!
Sudah banyak hasil budaya bangsa Indonesia yang di klaim oleh Malaysia (Malingsia). Banyak yang berpendapat hal ini terjadi karena bangsa kita sendiri jarang menghargai atau bangga dengan budayanya. Hal ini terbukti dengan tidak adanya hak paten atas budaya-budaya milik bangsa kita, sehingga bangsa lain mendapat kemudahan untuk mengklaimnya.



Tidak terkecuali dengan batik, hasil kebudayaan asli Indonesia. Batik pun sempat menjadi barang rebutan Malaysia, mereka (red: Malaysia) mengklaim batik adalah salah satu budaya milik mereka. Untung saja bangsa Indonesia tidak tinggal diam. Banayak respon positif untuk menghadapi tingkah senonoh Malaysia ini. Banyak publik pun yang terlibat, tidak terkecuali para hacker Indonesia, yang sempat membuat kehebohan dengan melakukan hack ke situs-situs milik Malaysia. Selain itu ada juga Saykoji yang melawannya dengan lagu ciptaanya “Copy My Style Again“.



Kini bangsa Indonesia bisa sedikit bernafas dengan batik ini, karena United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO) telah mengakui bahwa batik adalah hasil budaya milik bangsa Indonesia. Pengakuan resmi dari UNESCO itu sendiri telah dilakukan pada tanggal 28 September 2009 dan penghargaan resminya pada tanggal 2 Oktober 2009 (hari ini) di Abu Dhabi.



Adapun pengakuan dari UNESCO ini karena batik-batik di Indonesia memiliki motif yang beraneka ragam dan memiliki filosofi yang mendalam. Selain itu pemerintah dan rakyat Indonesia juga dinilai telah melakukan berbagai langkah nyata untuk melindungi dan melestarikan warisan budaya itu secara turun menurun. Salah satunya adalah pemakaian batik di kantor atau instansi-instansi pemerintah, dan di sekolah-sekolah.


Atas perkembangan ini, Presiden SBY menyambut baik kabar tersebut. Sebagai bentuk apresiasi baik terhadap batik dan penghargaan UNESCO itu, Presiden SBY meminta seluruh warga negara Indonesia mengenakan batik pada 2 Oktober 2009. Sedangkan di Yogyakarta sendiri (kota yang identik dengan batik), walikota Yogyakarta telah menghimbau untuk pemasangan atribut-atribut batik di Daerah Istemewa Yogyakarta, seperti di jalan-jalan, kantor pemerintah atau instansi-instansi lainnya. Sedangkan pada tanggal 1-3 Oktober di harapkan warga Yogyakarta mulai mengenakan batik dalm segala aktivitasnya.



Mari kita jaga warisan budaya para leluhur kita….

0 komentar :

Poskan Komentar

Blogger news

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...